Welcome to My Blog

"Yesterday is history , tommorrow is mystery, but today is a gift"

Pages

Kamis, 30 Desember 2010

9 Tips Jika Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

SAKIT hati, kecewa atau bahkan merasa malu bila kita menyadari bahwa cinta yang kita bangun ternyata hanya bertepuk sebelah tangan. Ironis sekali kedengarannya. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa hal tersebut bisa terjadi pada siapa saja. Bahkan terkadang kamu yang mengalaminya akan merasa bahwa kamu yang berlaku salah. Karena terlalu membesarkan perhatian yang kamu terima dari seseorang.

Namun kehidupan akan terus berjalan. Tidak perlu menyesali secara berlebihan apa yang menimpa kamu. Yakinkan bahwa mungkin orang yang kamu sukai bukan orang terbaik yang patut mendapatkan cinta kamu. Berikut ini ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk menolong diri kamu sendiri dan mengeluarkan diri kamu dari rasa sedih yang terkadang berkepanjangan.

1. Sadari Posisi Kamu
Sadarilah, betapa besar rasa suka kamu pada dirinya, dia tidak akan membalas perasaan kamu. Kamu tidak bisa membuat seseorang jatuh cinta pada kamu walaupun segigih apapun usaha kamu. Lebih baik kamu berusaha mencari kesibukan untuk menghilangkan perasaan kamu yang besar padanya.

2. Yakinkan Bahwa Kita Akan Mendapatkan Yang Terbaik.
Kamu pantas mendapatkan seseorang yang menghargai dan peduli dengan kamu. Untuk itu tanamkan keyakinan pada diri kamu bahwa suatu saat kamu akan memperoleh yang terbaik, seperti yang diharapkan. Dengan keyakinan seperti itu kamu bisa menanamkan rasa percaya diri untuk melangkah ke masa depan yang lebih baik.

3. Jangan Menyalahkan Diri Sendiri
Kebanyakan dari kamu mungkin akan menyalahkan diri sendiri dengan mempertanyakan kenapa hal ini bisa menimpa kamu. Seandainya lebih berhati-hati dan tidak mengembangkan perasaan lebih jauh atas semua perhatian dan kasih sayangnya, mungkin hal ini tidak akan pernah terjadi. Hal seperti itu akan kerap menghantui pikiran kamu. Tapi untuk saat ini jauhkan rasa bersalah dari hati kamu. Jangan buat pengandai-andaian. Dan jangan pernah membayangkan hal-hal yang tidak berguna.

4. Jangan Mengembangkan Perasaan Kamu
Mungkin kamu sempat berpikir bahwa penolakan tersebut hanyalah masalah waktu. Dan kamu berusaha memperbaiki diri habis-habisan untuk mendapatkan perhatiannya kembali. Jangan pernah mencoba-coba mendapatkannya kembali, kamu tidak akan pernah berhasil. Sepertinya hal tersebut telah terlambat. Jika ingin berubah lakukan untuk diri sendiri. Dan sekarang sudah waktunya memikirkan diri kamu sendiri.

5. Carilah Orang Lain Yang Mengerti Kamu
Saat seperti ini adalah saat yang tepat untuk mencari teman sebanyak-banyaknya. Atau mencari keluarga atau teman yang dapat memahami perasaan kamu. Berbagilah dengan mereka, siapa tahu dari mereka,kamu mendapatkan pelajaran yang patut diikuti.

6. Tekuni Hobi
Lakukan hobi ataupun segala sesuatu yang membuat kamu gembira. Lepaskan pikiran dan perasaan dari segala sesuatu yang sudah lewat. Caranya dengan menyibukkan diri.

7. Buka Lembaran Baru
Tutup kesedihan kamu. Buka lembaran baru dalam kehidupan . Bila merasa marah, kecewa atau hal yang lainnya, mungkin hal tersebut perasaan yang wajar dan normal-normal saja. Tapi tentukan kapan kamu harus melepaskan "masa berkabung" dengan menentukan cita-cita dan harapan baru.

8. Jangan Terburu-buru Mencari Pengganti
Jangan terburu-buru mencari orang lain sebagai pengganti. Tidak adil untuk orang tersebut. Berikan waktu untuk diri kamu supaya pulih terlebih dahulu dan bisa menerima kehadiran seseorang dengan sepenuh hati bukan karena ingin lari dari kenyataan.

9. Jangan Terlalu Obsesif
Jika kamu merasa tidak dapat mencegah diri untuk mengejar-ngejarnya, carilah bantuan secara profesional.

Masa depan kamu terbentang luas. Bangkit dari kesedihan dan Badai pasti berlalu. Dan cita-cita kamu akan mudah dicapai dengan pikiran dan hati yang jernih. Bila belum bisa bangkit dari rasa tersebut, kamu akan ketinggalan satu langkah di belakang dari orang lain.

mudah2an ga 

Pencuri Murah Hati, Mengganti Palu Yang Dicolong 30 tahun Lalu

Pittsburg - Inilah pencuri yang masih punya moral. Ia, yang tak mau disebutkan namanya, mengirimkan amplop berisi surat dan segepok duit sebagai pengganti barang yang dicuri 30 tahun lalu kepada pemiliknya di Pennsylvania.

Dalam amplop berisi surat dan uang itu, ia menulis "Saya tahu perbuatan itu (mencuri) salah, tapi terlanjur saya lakukan. Uang sebesar $45 (Rp 400 ribu) ini sebagai pengganti palu yang saya curi berikut bunganya."

Surat tersebut ditulis tanpa tanda tangan penulis, tertanggal 6 Desember. Dia meneruskan, "Mohon maaf saya telah mencuri, namun kini saya telah mengubah jalan hidup saya."

Uang kontan berikut surat tersebut diterima oleh pemilik toko, korban pencurian, dari Central Contractors Supply Co. di Johnstown, Pennsylvania.

Menurut Lynne Gramling, pemilik toko bersama ayahnya, ia kehilangan palu sekitar 25-30 tahun lalu. Namun, dia tak tahu siapa pencuri palu yang mengirimkan surat dengan tulisan tangan itu.

Kendati banyak barang-barang telah hilang sejak keluarganya membeli toko tersebut 50 tahun lalu, pengembalian ini menurut Gramling, merupakan pertama kali seseorang bersedia membayar barang yang telah dicuri.

"Saya mengambil dan meletakkan uang tersebut ke dalam ketel," ujarnya. Dia menambahkan, "uang ini terlalu banyak dibandingkan dengan harga palu."

"Ia sangat pemurah," pujinya.

Sumber:http://tempointeraktif.com/hg/oops/2010/12/23/brk,20101223-301267,id.html

Rabu, 29 Desember 2010

LOOKING For Your Face (Rumi Poem)

From the beginning of my life
I have been looking for your face
but today I have seen it.
Today I have seen
the charm, the beauty,
the unfathomable grace
of the face
that I was looking for.

Today I have found you
and those that laughed
and scorned me yesterday
are sorry that they were not looking
as I did.

I am bewildered by the magnificence
of your beauty
and wish to see you with a hundred eyes.
My heart has burned with passion
and has searched forever
for this wondrous beauty
that I now behold.
I am ashamed
to call this love human
and afraid of God
to call it divine.

Your fragrant breath
like the morning breeze
has come to the stillness of the garden
You have breathed new life into me
I have become your sunshine
and also your shadow.
My soul is screaming in ecstasy
Every fiber of my being
is in love with you
Your effulgence
has lit a fire in my heart
and you have made radiant
for me
the earth and sky.

My arrow of love
has arrived at the target
I am in the house of mercy
and my heart
is a place of prayer.